Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya. Jangan sungkan untuk mampir lagi ke sini

PURWAKARTA – Ketua Panwascam Purwakarta, Tjimplung MD menyayangkan sikap seorang caleg dari Partai Golkar berinitial AJ yang dianggap bertindak arogan terhadap petugas Panwascam dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL). AJ telah mengeluarkan sebilah cerulit saat petugas Panwas dan PPL memantau rumahnya di Kampung Tegaljunti RT. 03/04 Kelurahan Tegalmunjul Purwakarta, Rabu (8/4) malam pukul 23.00 WIB.

“Saya menugaskan tiga orang anggota panwas dan PPL memantau rumah AJ. Dia adalah Ahmad Sapik, Asep Mulyono, dan Budi. Saya telah mendapat laporan bahwa di rumah yang bersangkutan tempat pertemuan antara caleg dengan bupati,” terang Tjimplung.

Sesampai di lokasi, lanjut Tjimplung, anggota panwas malah diteriaki sejumlah kader yang sedang berkumpul di depan rumah itu. Ada pula diantara kadernya yang mencaci maki. Bahkan, sang caleg malah berani mengambil sebilah cerulit sambil menakut-nakuti petugas panwas.

Atas kejadian ini, Tjimplung mengaku prihatin. “Semestinya si caleg tidak perlu berbuat arogansi seperti itu. Karena kami hanya melakukan pengecekan atas informasi yang telah diterimanya. Jika memang tidak terbukti yang sudah. Jangan sampai mengeluarkan cerulit segala,” imbuh Tjimplung.

Diterangkannya, tadinya laporan yang diterima hanya berupa SMS dari warga setempat. Selaku panwas yang bertugas mengawasi tahapan pelaksanaan pemilu, panwas perlu membuktikan kebenaran atas laporan tersebut. “Saya pun tidak mau kalau laporan itu langsung diklaim benar atau salah. Sehingga saya harus kroscek dulu,” tandasnya.

Walau begitu, Tjimplung mengaku tidak akan mempermasalahkan peristiwa tersebut. Karena ia menganggap sang caleg sedang hilap atas tindakannya. Hanya saja ia berharap kejadian seperti ini tak terulang lagi. Lantaran dapat membahayakan anggota panwas yang sedang bertugas mengawasi pelaksanaan pemilu. (frd)

0 komentar:

Posting Komentar

kami butuh saran dan kritik mu..