Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya. Jangan sungkan untuk mampir lagi ke sini

PURWAKARTA – Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Demokrat Purwakarta, H Oni Surono Sandi, menandaskan, para caleg Partai Demokrat memiliki tugas utama dalam mengawal kebijakan pemerintah dibawah pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Terutama pada program kesejahteraan yang kini semakin dirasakan oleh masyarakat.

Diantaranya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Pnpm) Mandiri yang oleh Badan Keswadayaan Masyarakat di setiap kelurahan dan desa. Melalui program ini sudah banyak masyarakat terbantu untuk meningkatkan ekonominya. Selain itu, ada pula Program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dimana KUR ini lebih memudahkan para pelaku usaha kecil menengah untuk mendapat pinjaman.

“Seperti tukang sate, kalau berminat menambah modalnya hanya tinggal mengajukan pinjaman kepada Bank BRI. Asalkan ia punya surat keterangan yang menyatakan kebenarannya bahwa yang bersangkutan adalah pedagang sate. Lalu diajukan ke Bank lansung tanpa harus ada jaminan,” kata Oni.

Program lainnya yang mesti mendapat pengawalan yang ketat oleh Partai Demokrat adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS). BOS ini mesti dimaksimalkan. Karena kenyataannya masih banyak sekolah yang memungut biaya kepada siswa sekolah. Padahal pemerintah sudah menganggarkan biaya tersebut melalui program BOS ini.

Tak hanya itu, Oni pun akan memberikan arahan kepada para caleg Partai Demokrat terpilih untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat. Yang mesti diperjuangkan salah satunya adalah para pengangguran. Tingkat pengangguran di Purwakarta saat ini begitu tinggi. “Kami akan mempertanyakan pada pihak eksekutif untuk atas permasalahan ini. Apa karena proses legalisasi investor dihambat oleh pemerintah,” tanya Oni.

Sementara itu, Oni mengaku berbangga atas perolehan suara pada pemilu 2009 ini. Pasalnya hasil sementara yang diperoleh dari para saksi dan PPK, menunjukan Partai Demokrat akan meraih sebanyak 10 hingga 11 kursi. Dari target sebelumnya hanya sebanyak 9 kursi.

“Diperkirakan kursi diperoleh di DP I sebanyak 3 kursi, DP II 2 kursi, DP III 2 kursi, DP IV 1 kursi, DP V 1 kursi, dan DP VI 1 kursi,” papar Oni. Perolehan kursi ini dianggap sudah ideal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.(frd)

0 komentar:

Posting Komentar

kami butuh saran dan kritik mu..